Nelayan Pessel Berhasil Budidayakan Ikan Kerapu Sistem Keramba, Sekali Panen 20 Ton, Ini Kata Gubernur

Selasa, 16 Januari 2024, 19:45 WIB | Bisnis | Kab. Pesisir Selatan
Nelayan Pessel Berhasil Budidayakan Ikan Kerapu Sistem Keramba, Sekali Panen 20 Ton, Ini...
Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi Refti Warda (Kepala DKP) menyaksikan proses panen Ikan Kerapu di keramba masyarakat di Kawasan Mandeh, Pessel, Senin. (humas)

PADANG (15/1/2024) -- Nelayan Pesisir Selatan, berhasil membudidayakan Ikan Kerapu di kawasan Mandeh. Sebanyak 20 ton Ikan Kerapu berhasil dipanen di salah satu keramba pembudidayaan.

"Masa tunggu panen Ikan Kerapu yang dibudidayakan itu selama 1 tahun," ungkap Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi saat meninjau proses panen Ikan Kerapu itu, Senin (15/1/2024).

Mahyeldi berharap, ke depan semakin banyak terbentuk kelompok masyarakat pembudidaya ikan, mengingat begitu besarnya potensi sektor perikanan Sumbar.

Hasil panen tersebut, sambung Mahyeldi, ditampung pengusaha yang bertindak selaku pengumpul sekaligus pembina terhadap kelompok masyarakat pembudidaya ikan kerapu di kawasan Mandeh.

Baca juga: Penanganan Pascbencana Beruntun di Sumbar, Gubernur: Pembenahan Irigasi jadi Prioritas

Hasil panen tersebut, kemudian akan diekspor ke Hongkong.

"Potensi perikanan kita sangat besar, baik di laut maupun ikan tawar. Pemprov Sumbar terus menjadikan ini fokus untuk menggerek perekonomian masyarakat dan kesejahteraan nelayan," ungkap Mahyeldi Mahyeldi.

"Caranya, dengan terus memfasilitasi pembibitan dan bantuan peralatan untuk kelompok pembudidaya ikan," tambah Mahyeldi yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Reti Wafda.

Mahyeldi berharap, semakin banyak kelompok pembudidaya ikan yang bergiat sehingga kebutuhan pasar dunia dapat terisi maksimal oleh Sumbar.

Baca juga: Instalasi Gizi RSUD Ahmad Muchtar Raih Sertifikat Halal

Pemprov Sumbar sendiri, terangnya, akan terus berupaya memfasilitasi bibit, peralatan hingga membantu proses penjualan hasil panen ikan.

Halaman:
IKLAN PANTARLIH

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: