Reses ke Air Haji, Petani Karet Keluhkan Rendahnya Harga Beli ke Mukhlis Yusuf Abit

Selasa, 30 April 2024, 22:15 WIB | Bisnis | Kab. Pesisir Selatan
Reses ke Air Haji, Petani Karet Keluhkan Rendahnya Harga Beli ke Mukhlis Yusuf Abit
Anggota Komisi II DPRD Sumbar, Mukhlis Yusuf Abit saat menyampaikan materi tentang Perda No 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unnggulan Perkebunan di Nagari Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pessel, Selasa. (humas)

PADANG (23/4/2024) - Anggota Komisi II DPRD Sumbar, Mukhlis Yusuf Abit menerima keluhan rendahnya harga karet, saat agenda sosialisasi peraturan daerah (Sosper) di Koto Panai Nagari Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa.

"Saat ini harga karet sangat rendah. Oleh karenanya, perlu intervensi pemerintah dalam rangka stabilitas harga, karena pendapatan peduduk di sini sebagian besar dari tanaman karet," ujarnya.

Hal itu terungkap saat Mukhlis Yusuf Abit melaksanakan Sosper No 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unnggulan Perkebunan.

Sosper ini dihadiri Camat Linggo Sari Baganti, Wali Nagari Air Haji, Kepala Jorong, Tokoh Masyarakat, ninik mamak serta undangan lainnya.

Baca juga: DPRD Pessel Usulkan Perda Inisiatif Tata Niaga TBS Sawit, Karet dan Gambir, Ini 9 Pengusulnya

Pada saat sosialisasi, Mukhlis Yusuf Abit mengatakan, dirinya sangat berharap petani memahami betapa pentingnya lahan pertanian untuk menyangga ketahanan pangan di Pesisir Selatan khususnya dan Sumatera Barat umumnya.

Dia menambahkankan, agar peserta sosialisasi mampu menerapkan peraturan daerah ini. Selanjutnya, bisa menyampaikan pada masyarakat lainnya, sehingga bisa memahami serta melaksankannya untuk kepentingan banyak orang.

"Saya berharap kita bisa memahami dan menjalankannya sehingga bermanfaat untuk diri kita dan orang lain, dalam upaya mempertahankan lahan pertanian pangan, demi keberlangsungan hidup dan kehidupan," tambahnya.

Pada sosialisasi itu, juga diisi dengan sesi tanya-jawab antara masyarakat dengan Mukhlis Yusuf Abit.

Baca juga: Kerugian Akibat Banjir Solsel Mencapai 7,743 Miliar

Salah seorang peserta, Ridwan mempertanyakan, apakah semua aturan bisa dirasakan manfaatnya oleh orang banyak.

Halaman:
IKLAN COKLIT DPT PILKADA SERENTAK 2024 SUMATERA BARAT

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: