Warga Pukul Petugas Saat Turunkan APK Pemilu 2024 di Padang Pariaman, Dandim 0309 Ingatkan Jangan Kasar

Minggu, 11 Februari 2024, 23:30 WIB | Kabar Daerah | Kota Pariaman
Warga Pukul Petugas Saat Turunkan APK Pemilu 2024 di Padang Pariaman, Dandim 0309...
Dandim 0308 Pariaman Letkol (Inf) Dwi Widodo saat Apel Siaga Patroli Pengawasan Masa Tenang Pemilu 2024, di Halaman Kantor Walikota Pariaman, Ahad. (veri rikiyanto)

PADANG (11/2/2024) - Dandim 0308 Pariaman Letkol (Inf) Dwi Widodo meminta masyarakat, melaporkan pelaku politik uang dalam Pemilu 2024 ini.

"Kita siap mem-backup bapak dan ibu sekalian (melaporkan pelaku politik uang-red)," ungkap Letkol Dwi Widodo saat Apel Siaga Patroli Pengawasan Masa Tenang Pemilu 2024, di Halaman Kantor Walikota Pariaman, Ahad.

Dia mengatakan, Kodim 0308 Pariaman siap all out dalam mendukung dan mengawal pesta demokrasi yakni Pemilu 2024.

"Kita sudah menyiapkan anggota guna mem-back up Satpol PP, Bawaslu dan polisi," ujar Letkol Dwi Widodo.

Baca juga: Sumbar Miliki Pabrik Pengolahan Kayu Putih jadi Minyak Atsiri dan Baby Oil, Ini Kata Gubernur

Dikesempatan itu, Letkol Dwi Widodo mengungkapkan kejadian petugas yang sempat bentrok dengan masyarakat saat menurunkan alat peraga kampanye (APK) partai dari caleg tertentu.

"Kejadiannya baru siang tadi di Kabupaten Padang Pariaman. Masyarakat memukul petugas yang menurunkan APK. Harusnya melakukan pendekatan persuasif dulu baru turunkan APK," terangnya.

"Saya yakin, jika masyarakat dijelaskan, mereka akan paham. Jangan main kasar, itu kan masyarakat kita juga," tegasnya.

Menurut dia, Kodim 0308 Pariaman setiap hari telah melakukan apel kesiapan kepada seluruh anggota, serta menekankan untuk bertindak sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.

Baca juga: Pilkada 2024, PKS Tetapkan Muhammad Ridwan dan Ibnu Azis jadi Cawawako, Muhammad Iqbal jadi Cawako

Terkait APK di masa tenang, Letkol Dwi Widodo mengatakan, seharusnya bukan jadi tanggung jawab pemerintah ataupun pelaksana Pemilu.

Halaman:
CALON DPD RI PSU SUMATERA BARAT

Penulis: Veri Rikiyanto
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: