Petani Karet Muara Tais Keluhkan Rendahnya Harga Jual ke Syamsul Bahri

Selasa, 28 November 2023, 08:48 WIB | Kabar Daerah | Kab. Pasaman Barat
Petani Karet Muara Tais Keluhkan Rendahnya Harga Jual ke Syamsul Bahri
Anggota Komisi II DPRD Sumbar dari daerah pemilihan Pasaman-Pasaman Barat, Syamsul Bahri di berdialog dengan warga Mapat Tunggul, dalam sosialisasi Perda No 3 Tahun 2023, Ahad, (26/11/2023). (humas)

PASAMAN (26/11/2023) - Petani Karet di Jorong Muara Tais, Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Buyung Itom mengeluhkan harga jual karet yang sangat rendah. Kini hanya diharga Rp6 ribu per Kg.

"Harga karet sangat rendah. Perlu intervensi pemerintah untuk stabilitas harga jual di tingkat petani. Ini penting karena penghasilan peduduk di sini sebagian besar bersumber dari hasil perkebunan karet," ujar Buyung, Ahad (26/11/2023).

Harapan itu disampaikan Buyung Itom saat dialog dengan anggota Komisi II DPRD Sumbar dari daerah pemilihan Pasaman-Pasaman Barat, Syamsul Bahri di Mapat Tunggul.

Saat itu, Syamsul Bahri tengah Sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat No 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komiditas Unggulan Perkebunan.

Baca juga: Warga Pasbar Harapkan Syamsul Bahri Perjuangkan Lahirnya Pergub Harga TBS

Sosialisasi ini dihadiri Camat Mapat Tunggul, Wali Nagari Muara Tais, Kepala Jorong, Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak serta undangan.

Pada sosialisasi itu, Syamsul Bahri memahami pentingnya menjaga harga jual karet di tingkat petani.

Menurutnya, karet merupakan salah satu komoditi perkebunan dengan nilai ekonomi tinggi yang banyak ditanam warga Nagari Muara Tais.

"Ke Nagari Muara Tais ini, saya ibarat pulang kampung. Aspirasi tentang harga jual karet ini, tentunya akan kita tampung untuk diperjuangkan di pemerintahan provinsi Sumbar nanti," ungkap Syamsul Bahri.

Baca juga: Warga Luhak Nan Duo Keluhkan Infrastruktur Jalan, Akses Pendidikan dan Kesehatan ke Syamsul Bahri

Syamsul Bahri berjanji, akan memperjuangan alokasi anggaran pembangunan untuk Nagari Muara Tais sehingga tidak tertinggal dari nagari lainnya di Pasaman Barat.

Halaman:

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan:
IKLAN KPU SUMBAR AJAKAN MEMILIH