Rakor TPPS Agam 2023, Kecamatan Palembayan jadi Daerah dengan Prevalensi dan Sebaran Tertinggi

Rabu, 22 November 2023, 09:30 WIB | Kabar Daerah | Kab. Agam
Rakor TPPS Agam 2023, Kecamatan Palembayan jadi Daerah dengan Prevalensi dan Sebaran...
Sekda Agam, Edi Busti memberikan arahan pada Rakor TTPS dan Publikasi Data Stunting Kabupaten Agam Tahun 2023 di Balairung Rumah Dinas Bupati, Selasa. (humas)

AGAM (21/11/2023) - Prevalensi stunting Agam tahun 2022 sebesar 19,1%. Pada tahun 2023, naik jadi 24,6%.

Jumlah total prevalensi tahun 2023 penderita Stunting di Agam sebanyak 2.235 balita dengan jumlah Balita yang diukur sebanyak 32.131 jiwa.

Prevalensi tertinggi terdapat di kecamatan Palembayan. Untuk sebaran jumlah balita penderita stunting terbesar, juga ditempati kecamatan Palembayan.

"Strategi percepatan penurunan stunting di antaranya, memastikan di sekretariat TPPS Nagari dan Kecamatan, terdapat Jumlah Balita, Data Stunting dan Data Keluarga Berisiko Stunting per Nagari dan Kecamatan serta hasil Penimbangan di Posyandu," ungkap Sekda Agam, Edi Busti di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Selasa.

Baca juga: Capaian Penanganan Stunting dan Kemiskinan Agam Tahun 2023 Lampaui Target

Hal itu dikatakan Edi Busti yang juga sebagai Wakil ketua TPPS Agam, saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Publikasi Data Stunting Kabupaten Agam Tahun 2023.

Rakor TPPS Agam ini dihadiri Kepala BKKBN Sumatera Barat, Dinas Dalduk KB PP dan PA Agam, Dinas Kesehatan Agam, Tim Penggerak PKK, Polres, Penyuluhan Keluarga Berencana (PKB) se-Kabupaten Agam, Kepala OPD terkait, kepala Puskesmas, camat dan wali nagari.

Dikesempatan itu, Edi Busti juga paparkan arah dan strategi TPPS Agam. Di antaranya, melakukan optimalisasi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita yang ada di masing-masing nagari,

Kemudian, melaksanakan mini lokakarya setiap bulan, melakukan Monev tindak lanjut dari hasil mini lokakarya, pengisian data Bangda dilakukan tepat waktu oleh OPD dan lainnya.

Baca juga: Setengah Warga Nagari Sialang Tak Punya Jamban Sehat, Anak Stunting Meruyak, Ini Kata Ketua DPRD Sumbar

Sementara, Marda Jendri yang mewakili BKKBN Sumatera Barat menegaskan, kasus stunting harus diatasi bersama. Sehingga, kasus stunting ini bisa diturunkan secara dratis.

Halaman:

Penulis: Hamriadi
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan:
IKLAN KPU SUMBAR AJAKAN MEMILIH