Pemasaran Batik dan Jaringan Internet Dikeluhkan Warga Siberut, Ini Penjelasan Pj Bupati

Jumat, 23 Juni 2023, 06:00 WIB | Kabar Daerah | Kab. Mentawai
Pemasaran Batik dan Jaringan Internet Dikeluhkan Warga Siberut, Ini Penjelasan Pj Bupati
Pj Bupati Mentawai, Fernando J Simanjuntak dan jajaran, foto bersama dengan warga Siberut Selatan yang menerima bantuan beras dari pemerintah pusat, saat kunjungan kerja ke daerah itu, Rabu. (prokopim)

MENTAWAI (21/6/2023) - Pj Bupati Kepulauan Mentawai, Fernando J Simanjuntak sampaikan tugas penting yang harus diselesaikannya sesuai amanat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yaitu mengatasi persoalan Inflasi, Stunting dan Kemiskinan Ekstrim.

"Inilah yang jadi tugas kami, bagaimana tiga hal ini bisa kita entaskan khususnya di daerah kita, Kepulauan Mentawai," ucap Fernando saat saat ramah tamah dengan masyarakat di kantor Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Rabu.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabag Pembangunan, Camat Siberut Selatan, Kepala Desa Muara Siberut, Tokoh Agama, pelaku UMKM dan tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Fernando juga memperkenalkan diri, maksud dan tujuan berkunjung di Pulau Siberut, khususnya Kacamatan Siberut Selatan.

Baca juga: 80 Peserta Bimtek dan Layanan Perizinan melalui OSS RBA, Hidayat: Legalitas itu Penting agar UMKM Naik Kelas

Dalam dialognya, pelaku UMKM Siberut Selatan menyampaikan keluhan terkait pemasaran produk UMKM mereka seperti batik tulis, yang baru dikenal di lingkungan Mentawai saja.

Menjawab aspirasi itu, Fernando menyampaikan, pemerintah daerah saat ini fokus terhadap UMKM yang ada di Kepulauan Mentawai. Karena ini merupakan fundamental ekonomi masyarakat di suatu wilayah.

"Kedepan, kita akan menggenjot lagi aspek promosi dan penggunaan produk UMKM kita," ungkap Fernando.

"Benar dan saya sepakat, bahwa ini dimulai dari internal kita. Berbagai kebijakan akan saya rumuskan bersama jajaran, bahwa sudah waktunya UMKM ini lebih diperhatikan," tambahnya.

Baca juga: 400 Pelaku UMKM Pariaman dan Padang Pariaman Ikuti Pelatihan Digital Marketing, Ini Harapan Muhammad Ridwan

"Bagus sekali, kreativitas ibu-ibu. Luar biasa, tinggal nanti yang perlu kita tingkatkan adalah promosinya sehingga daya jual meningkat, penghasilan pun bertambah," ucapnya.

Halaman:

Penulis: Daniwarti
Editor: Mangindo Kayo
Sumber: Rilis Prokopim Mentawai

Bagikan: