Lapas Suliki Gelar Lomba Permainan Tradisional Sambut HUT RI ke78

Minggu, 13 Agustus 2023, 22:41 WIB | Kabar Daerah | Kab. Lima Puluh Kota
Lapas Suliki Gelar Lomba Permainan Tradisional Sambut HUT RI ke78
Sejumlah WBP Suliki mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-78, Ahad. (humas)

LIMAPULUH KOTA (13/8/2023) - Lomba permainan tradisional dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-78 tahun 2023, digelar Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki. Lomba ini diikuti warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Lomba digelar selama 3 hari jelang tanggal 17 Agustus 2023. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 Tahun dan peringatan Hari Lahir Kemenkumham RI ke-78 pada 19 Agustus 2023.

Sebanyak 50 WBP ikuti lomba permainan tradisional yang dibagi jadi beberapa kelompok. Lomba itu yakni futsal, lomba makan kerupuk, lomba balap karung dan lomba balap kelereng.

Rio fernando, salah seorang WBP, merasa gembira bisa ikut serta dalam perlombaan permainan tradisional.

Baca juga: Kamesworo: Implementasi Program Lapas Berbasis Pesantren akan Dioptimalkan di Tahun 2024

"Kita jadi mengenang kembali masa kecil dulu, walau saat ini di dalam Lapas tapi bisa merasakan ikut serta dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan Indonesia," ucap Rio.

Sementara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas III Suliki, Kamesworo mengatakan, lomba permainan tradisional ini digelar, agar para WBP bisa flashback masa kecil dulu yang ikut permainan balap karung, makan kerupuk.

"Lomba di masa lalu ini, kami adakan lagi di Lapas Suliki dengan penuh canda tawa, rasa gembira bisa menambah motivasi dan rasa bahagia, bisa menumbuhkan rasa suportif serta kebersamaan antar warga binaan," ungkapnya.

Pada acara puncak HUT kemerdekaan RI, WBP Suliki yang mengikuti lomba permainan tradisional, diambil juara 1, 2 dan 3 akan diberikan hadiah bingkisan oleh Kalapas Suliki. (*)

Baca juga: Lapas Suliki jadi yang Terbaik dalam Pengelolaan Pemberitaan dan Informasi Publik Tahun 2023

CALON DPD RI PSU SUMATERA BARAT

Penulis: Veri Rikiyanto
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: