Banjir Lahar Dingin Rusak 323,65 Hektare Lahan Pertanian di Agam, Kerugian Capai Rp17,5 Miliar

Senin, 20 Mei 2024, 07:15 WIB | Kabar Daerah | Kab. Agam
Banjir Lahar Dingin Rusak 323,65 Hektare Lahan Pertanian di Agam, Kerugian Capai Rp17,5...
Bupati Agam, Andri Warman didampangi Kepala Dinas Pertanian Agam, Arif Restu tinjau kerusakan lahan pertanian akibat banjir lahar dingin, Sabtu. (humas)

AGAM (18/5/2024) - Kepala Dinas Pertanian Agam, Arif Restu mengungkapkan, areal pertanian terdampak bencana banjir lahar dingin mencapai areal seluas 323,65 hektare.

"Rinciannya, 303,85 hektare areal tanaman pangan dan 19,8 hektare areal holtikultura. Butuh waktu lama untuk pemulihan areal pertanian yang tertimbun material lumpur dan bebatuan itu," ungkap Arif di Lubuk Basung, Sabtu.

Jumlah ini, urai dia, berada di 10 kecamatan. Areal pertanian yang rusak di Kecamatan Canduang mecapai 28,5 hektare, Ampek Angkek 97 hektare.

Sementara, Sungaipua 26 hektare areal tanaman pangan dan 14 hektare arel holtikultura. Kecamatan Baso sebanyak 23 hektare, Banuhampu 15,75 hektare areal tanaman pangan dan 4,75 areal holtikultura.

Baca juga: Perantau Minang Belanda Serahkan Bantuan Tahap II untuk Korban Banjir Lahar Dingin di Tanah Datar

Kemudian, di IV Koto sebanyak 5,35 hektare areal tanaman pangan dan 0,85 hektare areal holtikultura. Kamang Magek sebanyak 75 hektare, Tilatang Kamang 1,75 hektare, Palupuh 31 hektare.

Terakhir di Malalak areal tanaman pangan yang terdampak sebanyak 0,5 hektare dan 0,20 hektare areal holtikultura.

Disebutkan Arief, jumlah tersebut menimbulkan kerugian masyarakat sebesar Rp17,5 miliar lebih. Kerugian ini telah dilaporkan untuk dikaji langkah rehabilitasi.

"Karena material lumpur menyapu areal ini, sehingga sehingga lahan tidak bisa dimanfaatkan untuk pertanian dalam waktu dekat," ujarnya. (*)

Baca juga: KPU Sumbar Antarkan Donasi untuk Warga Terdampak Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: