Dampak Banjir Pessel, Saidal: Ini Perlu Prioritas Perbaikan

Selasa, 17 Januari 2017, 08:42 WIB | Wisata | Provinsi Sumatera Barat
Dampak Banjir Pessel, Saidal: Ini Perlu Prioritas Perbaikan
Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Saidal Masfiudin (kemeja putih), melewati jembatan yang rusak akibat diterjang banjir yang melanda Sungai Nyalo Lubuak Nyiur, Kecamatan Batangkapas, Pessel, Senin (16/1/2017). (facebook syafran tamsa)

VALORAnews - Komisi IV DPRD Sumbar meminta dinas terkait untuk segera membenahi sarana infrastruktur yang rusak terkena bencana banjir. Infrastruktur terutama jalan, jembatan dan jaringan irigasi yang rusak, harus segera dibenahi agar kembali berfungsi normal.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Saidal Masfiuddin saat memimpin kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (16/1/2017). Dalam kunjungan ini, Komisi IV yang didampingi beberapa orang pejabat dari instansi terkait meninjau daerah terdampak bencana banjir awal tahun lalu, di Kecamatan Sutera dan Kecamatan Batangkapas.

"Infrastruktur yang rusak terkena dampak bencana banjir harus segera diperbaiki. Jalan, jembatan dan jaringan irigasi merupakan sarana infrastruktur yang vital bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat," tegasnya.

Dia meminta, Pemkab Pessel berkoordinasi dengan Pemprov Sumbar melalui dinas-dinas terkait dalam penanganan dampak tersebut. Untuk sarana prasarana yang kewenangannya berada di provinsi, harus dilaporkan secara detail oleh Pemkab.

Baca juga: BK DPRD Agam Pelajari Kiat Strategi Penganggaran di DPRD Sumbar untuk Menunjang Kinerja

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Sumbar, Risnaldi dalam kunjungan tersebut mengingatkan, penanggulangan bencana banjir hendaknya jangan hanya dilakukan sesudah terjadi bencana. Pemerintah harus mencari solusi agar bencana banjir tidak terus berulang dan merusak sendi-sendi perekonomian masyarakat.

"Jangan hanya ketika sudah terjadi baru ditangani, tetapi harus dicari solusi bagaimana agar bencana tidak terus berulang. Bencana banjir tentu mengganggu aktifitas perekonomian masyarakat," ujarnya.

Di antara wilayah terdampak banjir yang dikunjungi adalah kerusakan jembatan dan Sungai Nyalo Lubuak Nyiur, Kecamatan Batangkapas. Dikatakan, pengamanan tebing dan normalisasi sungai di Lubuak Nyiur harus jadi prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Mulai dari tingkat nagari, kecamatan hingga ke tingkat kabupaten dan ke tingkat provinsi.

"Ini harus jadi prioritas utama dalam Musrenbang, sehingga nanti bisa dianggarkan," tegas Saidal.

Baca juga: Hidayat: Ranperda Pemajuan Kebudayaan Dibutuhkan Sumatera Barat yang Beragam

Dalam kunker tersebut, Komisi IV DPRD Sumbar diterima pejabat dari Dinas PSDA Pesisir Selatan dan BPBD, camat Batangkapas Zoni Eldo dan Camat Sutera, Fakhruddin serta Walinagari Ampek Koto Mudiak, Syafran Tamsa.

Halaman:

Penulis:
Editor: Devan Alvaro
Sumber:

Bagikan: