Waspada! Website Penghasil Uang yang Viral Ini Mirip Fecshop, Ini Metode Cuannya
Website Penghasil Uang Giogamer dengan Skema Ponzi
Karena menerapkan skema Ponzi, website penghasil uang Giogamer ini memang sudah terbukti membayar seperti Fecshop dulunya. Yaitu, ia mengambil keuntungan dari pihak yang melakukan deposito hingga akhirnya menelan banyak korban.
Hal ini lah yang membuat Maijun curiga, dimana metode cuan di Giogamer sangat gampang. Seperti Fecshop yang menggunakan deposit serupa sistem menalang pesanan, Giogamer menginput unsur peningkatan level.
Selain itu, ada maksimal durasi pendapatan per hari yaitu 0,1 dolar dengan lama waktu bermain game selama 10 menit saja. Jadi meskipun kamu berada dalam aplikasi tersebut lebih dari 10 menit, maka percuma karena tidak akan dibayar.
Apabila kamu ingin mendapatkan bayaran dengan durasi bermain game lebih lama di Giogamer, kamu harus meningkatkan level dengan membeli 'Booster' agar mendapatkan kesempatan bermain yang lebih lama.
Di halaman ini lah skema Ponzi ini terjadi, dimana semakin banyak orang yang membeli Booster, maka bayaran itu lah yang diberikan kepada pengguna yang memainkan game. Intinya, kamu dibayar pakai uangmu sendiri.
Anggap lah, kamu membeli 4 Booster seharga 10 dolar maka kesempatan bermain game diperpanjang menjadi 50 menit. Jadi 1 Booster = 1 menit, karena di awal bermain sudah diberi 1 Booster (4 +1 = 5). Maka 5 Booster = 50 menit.
Nah, durasi bermain 50 menit diakumulasikan akan mendapatkan 0,5 dolar per hari atau 15 dolar per bulan. Jadi meskipun beli 10 dolar, Giogamer memperlihatkan pada pengguna bahwa tetap dapat untung 5 dolar.
Bahkan, Maijun juga curiga bahwa website Giogamer tidak ada iklan dan sponsor. Hal itu membuatnya ragu, bahwa keuntungan bagi website apa? Kok mau bagi uang cuma-cuma dan ternyata skema ponzi adalah jawabannya.
Apakah Website Penghasil Uang Giogamer Terbukti Membayar?
Menurut salah seorang pengguna yang bernama karoui hamza, Giogamer adalah tempatnya bersenang-senang menghasilkan uang memperoleh langkah demi langkah dalam menyelesaikan semua tantangan.
Bahkan, beberapa pengguna lain juga telah menerima bukti pembayar dengan asumsi bahwa selama banyak pengguna yang membeli Booster pada website Giogamer, maka selama itu juga mereka akan membayar pengguna.
Sebab itu lah, Maijun menyimpulkan bahwa Giogamer hanya mengandalkan pendapatan dari hasil jualan Booster. Tentu saja, semakin banyak orang yang beli Booster akan terus membuktikan bahwa situs tersebut selalu terbukti membayar.
Penulis: Rumpun3
Editor: Rumpun1
Sumber:
Berita Terkait
- Kembalikan Design Logo Halal ke Versi MUI, Ini Alasan Rofik Hananto
- Akcon Gandeng Skylink, Siap Hadirkan Internet hingga Daerah Terpencil
- OJK Telah Blokir 1.459 Investasi Ilegal, 9.180 Pinjol Ilegal dan 251 Gadai Ilegal per Agustus 2024
- Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis, Rusmin: Bom Waktu bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
- OJK Layangkan Sanksi Administratif untuk 10 Perusahaan Pembiayaan, 10 Perusahaan Modal Ventura dan 13 P2P Lending
Mahmud Marhaba Lantik Pengurus Provinsi dan Daerah PJS se-Gorontalo
Nasional - 12 November 2024
Fadli Zon Raih 2 Rekor MURI, Ini Alasan Jaya Suprana
Nasional - 03 November 2024