Liputan Khusus Pilkada Payakumbuh: Saksi Paslon 3 Tak Ikut Teken Berita Acara Rekapitulasi Penghitungan Suara
VALORAnews - Saksi pasangan calon nomor urut 3, Suwandel-Fitrial, Zulherman, menyatakan tak ikut menandatangani berita acara rekapitulasi penghitugan suara tersebut. Menurutnya, sejumlah pelanggaran terjadi pada proses pemilihan maupun di masa tenang.
"Pelanggaran ini merupakan temuan saksi kita yang ada di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS), relawan maupun pengurus partai pendukung," ungkap Zulherman pada pleno terbuka KPU Payakumbuh tentang rekapitulasi, penetapan dan pengumuman hasil penghitungan suara pada pemilihan serentak 2017, Kamis (23/2/2017).
Selanjutnya, kata dia, juga ada dugaan praktik politik uang, bagi-bagi beras dan pakaian. "Kita sudah laporkan temuan kita ini ke Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) Payakumbuh," terang Zulherman.
"Sepanjang hal yang disampaikan tadi tidak ada proses tindakalanjutnya, kami tidak dapat menerima dan menolak hasil rapat pleno. Akan tetapi, kami menaati aturan yang ada dalam tatib dan telah dibacakan sebelum rapat," tegas dia.
Baca juga: PILKADA 2024, BAWASLU: Awasi Ketat Distribusi Surat C Pemberitahuan ke Pemilih
Sementara, Ketua KPU Payakumbuh, Muhammad Khadafi menyatakan, tak ikut menandatanganinya saksi pasangan calon yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PDI Perjuangan serta Hanura itu, tak memengaruhi tahapan pilkada.
"Proses tetap lanjut. Dalam tempo 3x24 jam setelah pleno ini, pasangan calon yang keberatan bisa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," terangnya.
Pilkada Payakumbuh ini, diikuti tiga pasangan calon. Suara sah sebesar 57.178, dengan daftar pemilih tetap sebanyak 84.329 orang. Pemilih ini menggunakan hak pilihnya di 210 TPS (tempat pemungutan suara) yang tersebar pada 48 kelurahan di lima kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh.
Perolehan suara pasangan calon nomor urut 1 (jalur perseorangan), Wendra Yunaldi-Ennaidi meraih 11.058 suara atau 19,34 persen. Sementara, pasangan nomor urut 2, Riza Falepi-Erwin Yunaz (diusung PKS, Partai Gerindra dan PBB), meraih suara sebanyak .946 suara (43,63 persen).
Baca juga: PILKADA PESSEL 2024: Cawabup Nasta Oktavian Dilaporkan ke Polisi dan Bawaslu
Sedangkan paslon nomor urut 3, Suwendel Muchktar-Fitrial Bachri (Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PDI Perjuangan dan Hanura), meraup suara pemilih sebanyak 21.114 suara atau 36,93 persen. (kyo/adv)
Penulis:
Editor: Devan Alvaro
Sumber:
Berita Terkait
- 'Virus FOMO' mulai Menjangkiti, Supardi: Payakumbuh Mesti Segera Temukan Jati Diri dan Berkolaborasi
- Pemilu 2024, Ini Perolehan Kursi Dapil Payakumbuh III, Gerindra dan PDIP Terdepak
- Pertukaran Pemuda dan Pelajar Magang ke Negeri Sembilan, Supardi: Jangan Takut Bermimpi Besar
- Penyandang Disabilitas Iri dengan Perhatian Mahyeldi
- Ini Cerita Mahyeldi dengan Petani Payakumbuh
Pilkada Kota Payakumbuh Diikuti 5 Paslon, Terbanyak se-Indonesia
Kota Payakumbuh - 23 September 2024
25 Anggota DPRD Payakumbuh 2024-2029 Dilantik
Kota Payakumbuh - 03 September 2024