Pawai Obor Daruak Daram II Pecah, Tradisi Terasa Nikmat Dibanding Pesta Kembang Api

Rabu, 10 April 2024, 12:15 WIB | Kabar Daerah | Kab. Agam
Pawai Obor Daruak Daram II Pecah, Tradisi Terasa Nikmat Dibanding Pesta Kembang Api
Santri berkeliling kota Lubuk Basung dengan obor, pada kegiatan Pawai Obor Daruak Daram Kaduo, Selasa malam. (humas)

AGAM (10/4/2024) - Pawai Obor Daruak Daram Kaduo pecah. Pawai obor menyambut Idul Fitri 1445 H di Lubuk Basung, dijubeli warga yang ingin menyaksikan pesta rakyat yang diikuti ratusan santri ini. Terlebih, juga diwarnai bumbu tradisi, tambua tansa.

Ratusan masyarakat juga tampak mengerumuni lokasi pelepasan arakan pawai persisnya di jalan protokol di depan Masjid Agung Nurul Falah. Masyarakat yang hadir terdiri dari anak-anak, remaja dan orang dewasa.

Seperti halnya yang diutarakan Firdaus (42) warga Lubuk Basung. Ia mengaku sengaja menyaksikan pawai obor bersama kelurga lantaran ini menyemarakan malam takbiran.

"Kalau acara seperti ini saya sangat suka ketimbang main kembang api. Gema takbir teras menggetarkan hati," ungkapnya.

Baca juga: Bupati Agam Ajak Setiap Elemen Berkolaborasi Bangkit dari Keterpurukan akibat Bencana

Senada, Incen (18) juga menyebut pawai obor yang berlangsung seakan menjadi tontonan yang meriah.

"Pas malam Idul Adha tahun lalu kan hujan, malam 1 Muharam ada, sekarang lagi waktunya, meski gerimis tapi menikmati," kata dia.

Incen berharap pawai obor ini terus berlanjut untuk kedepan. Kegiatan semacam ini juga dapat mengisi pergantian tahun baru Islam dengan kegiatan menyenangkan.

"Semoga ada lagi, bisa memeriahkan malam takbiran dengan kegiatan bernuasa Islami dan seni tradisi," ujarnya. (*)

Baca juga: Banjir Lahar Dingin Rusak 323,65 Hektare Lahan Pertanian di Agam, Kerugian Capai Rp17,5 Miliar

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: