Kapolda Kerahkan 6.560 Personel untuk Amankan Pilkada se-Sumbar

Senin, 07 Desember 2020, 22:54 WIB | Wisata | Provinsi Sumatera Barat
Kapolda Kerahkan 6.560 Personel untuk Amankan Pilkada se-Sumbar
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Toni Harmanto memeriksa kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan pada tahap pemungutan suara pemilihan serentak lanjutan 2020, Senin (7/12/2020) di halaman Mapolda Sumbar.

VALORAnews - Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Toni Harmanto memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan pada tahap pemungutan suara sehingga pemilihan serentak lanjutan 2020 dapat terselenggara dengan aman, damai dan kondusif.

"Apel gelar pasukan ini, merupakan representasi atas tanggung jawab dan amanah dari negara dan masyarakat, demi menjamin keamanan, ketertiban dan suksesnya proses pemungutan suara di wilayah Polda Sumatera Barat," ucap Irjen Pol Toni usai gelar pasukan BKO Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada 2020 pada Polres sejajaran Polda Sumbar, Senin (7/12/2020) di halaman Mapolda Sumbar.

Dikatakan, dalam pengamanan pemilihan serentak 2020 ini, Polda Sumbar mengamankan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Walikota di 13 kabupaten/kota dengan melibatkan kekuatan sebanyak 6.560 personel yang terdiri dari personel BKO Polda sebanyak 1.234 dan personel Polres sebanyak 5.008.

Pada tahap pemungutan suara Pilkada 2020 ini terdapat 12.548 TPS yang tersebar pada 179 Kecamatan, 1.158 Kelurahan/Desa/Nagari.

Baca juga: Propam Polda Sumbar Periksa Kanit Tipidkor dan Kasat Reskrim Polres Pessel, Ini Sebabnya

"Dari jumlah TPS tersebut terdapat 12.003 TPS Aman, 506 TPS Rawan, 27 TPS Sangat Rawan dan 12 TPS Khusus dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 3.880.361 orang," sebutnya.

Kemudian, fenomena Pilkada tentunya tidak luput dari upaya-upaya yang tidak terpuji, adanya Hate Speech, Hoax, Black Campaign, Money Politics dan gangguan lain selama tahapan Pilkada yang akan merusak kondusifitas.

"Segera identifikasi dan antisipasi setiap kerawanan yang sewaktu-waktu akan muncul, setiap daerah memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda, lakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan kearifan lokal," ujarnya.

"Berdayakan masyarakat sebagai basis deteksi potensi gangguan kerawanan Pilkada, dan ajak untuk turut serta menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid19 ini," pungkas dia.

Baca juga: Tim DVI Polda Sumbar Terjunkan Ahli Frensik, Dokter Gigi, Ahli DNA dan Psikolog ke Lokasi Banjir Bandang

Apel gelar pasukan ini dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, Pejabat Utama dan para Pamen Polda Sumbar. (vry)

Penulis:
Editor:
Sumber:

Bagikan: