Generasi Stunting akan Bebani Negara, Ini Langkah Antisipasi Pemkab Agam

Kamis, 13 Juni 2024, 18:45 WIB | Kabar Daerah | Kab. Agam
Generasi Stunting akan Bebani Negara, Ini  Langkah Antisipasi Pemkab Agam
Kepala Bappeda Agam, Rahmad Lasmono mewakili bupati Agam pada Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penururnan Stunting (TPPS) Tahun 2024 di Aula Bappeda, Rabu. (humas)

AGAM (12/6/2024) - Peningkatan kesehatan ibu dan anak sangat penting, dalam upaya penurunan angka stunting.

"Isu utama dalam menciptakan SDM berkualitas adalah meningkatkan kesehatan ibu dan anak, yang melibatkan upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB)," ungkap Kepala Bappeda Agam Rahmad Lasmono di Aula Bappeda, Rabu

Hal itu disampaikan Rahmad Lasmono saat mewakili bupati Agam pada Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penururnan Stunting (TPPS) Tahun 2024.

Selain itu, fokus utama lainnya adalah penurunan stunting yang memiliki korelasi langsung dengan bonus demografi.

Baca juga: 50 Kader Posyandu Binjai Tapan Ikuti Penyuluhan Cegah Stunting

"Jika kita gagal menangani stunting, ini akan jadi beban negara. Sebaliknya, jika kita berhasil, Indonesia akan menjadi negara unggul," jelasnya.

Untuk mencapai SDM yang unggul, komitmen seluruh pemangku kebijakan dalam mempercepat penurunan stunting sangat diperlukan.

Hal ini sejalan dengan amanah Perpres 72/2021 yang menargetkan prevalensi stunting jadi 14% pada tahun 2024.

Saat ini, prevalensi stunting di Kabupaten Agam berdasarkan SKI Tahun 2023 sebesar 20,1 persen.

Baca juga: PEMKAB PESSEL Gelar Sosialisasi Gerakan Sadar Pangan BBSA

"Ini pekerjaan yang tidak mudah. Perlu keseriusan dan kerja keras kita bersama-sama," ujar dia.

Halaman:
IKLAN COKLIT DPT PILKADA SERENTAK 2024 SUMATERA BARAT

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: