Kementrian PUPR Siapkan 200 Rumah untuk Relokasi Warga Agam di Lokasi Rawan Bencana

Kamis, 16 Mei 2024, 11:45 WIB | Kabar Daerah | Kab. Agam
Kementrian PUPR Siapkan 200 Rumah untuk Relokasi Warga Agam di Lokasi Rawan Bencana
Sekda Agam, Edi Busti melaporkan kondisi bencana banjir bandang pada Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dan jajaran, di posko utama di Nagari Bukit Batabuah, Rabu. (humas)

AGAM (15/4/2024) - Sekda Agam, Edi Busti menyampaikan, banjir lahar dingin menimpa sejumlah desa (nagari) di lima kecamatan.

Antara lain, Nagari Bukik Batabuah di Kecamatan Canduang, Nagari Sungai Pua di Kecamatan Sungai Pua, Nagari Koto Tuo di Kecamatan IV Koto, Nagari Kubang Putiah di Kecamatan Banuhampu, Nagari Balai Gurah dan Nagari Batu Taba di Kecamatan IV Angkek.

Hal itu disampaikan Edi Busti saat menerima kunjungan sejumlah pejabat tinggi dalam rangka peninjauan lokasi bencana dan rapat koordinasi penanganan di Posko Utama Nagari Bukik Batabuah, Rabu.

"Semoga, kunjungan ini memberikan semangat dan penghargaan kepada masyarakat atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pemimpin kita," ungkap Edi Busti.

Baca juga: Tanggap Darurat Banjir Lahar Dingin Berakhir, Masa Pemulihan hingga 31 Desember 2024, Ini Targetnya

Dia melaporkan, korban jiwa akibat bencana ini telah mencapai 22 orang, termasuk satu korban longsor di Kecamatan Palupuh. Saat ini, jumlah pengungsi di Kabupaten Agam mencapai 144 orang.

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, didampingi Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Agus Hariadi.

Kemudian, juga hadir Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Mochammad Hasan, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono.

Dikesempatan tersebut, Letjen TNI Suharyanto menyatakan, pihaknya telah mengidentifikasi kerusakan yang terjadi dan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

Baca juga: Bapanas Serahkan 4 Ton Beras, 1600 Liter Minyak dan 800 Kg Gula bagi Korban Banjir di Agam

"Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov dan Pemda serta TNI-Polri untuk mengembalikan keadaan seperti semula, namun ini membutuhkan waktu," ungkapnya.

Halaman:

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: