2 Km Badan Jalan Nasional di Jalur Lintas Sumatera Lembah Anai Amblas

Minggu, 12 Mei 2024, 16:52 WIB | News | Kota Padang Panjang
2 Km Badan Jalan Nasional di Jalur Lintas Sumatera Lembah Anai Amblas
Gubernur Sumbar, Mahyeldi beserta jajaran, meninjau dampak bencana banjir di Nagari Aia Mancua, Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Ahad siang. (humas)

TANAH DATAR (12/5/2024) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengungkapkan, badan jalan nasional di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar sepanjang sekitar 2 Km, amblas. Di sejumlah titik, seluruh badan jalan hanyut dibawa air.

"Jalinsum Lembah Anai ini merupakan jalur utama dari Kota Padang menuju Provinsi Riau atau Sumut via Kota Padang Panjang. Kondisinya paling parah terdampak banjir," ungkap Mahyeldi, disela peninjauan dampak bencana banjir di Nagari Aia Mancua, Kecamatan X Koto, Ahad siang.

Disebutkan, selain di Lembah Anai, banjir bandang juga melanda beberapa titik di ruas jalan nasional lainnya, seperti di Kawasan Aia Angek Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

Ruas jalan tersebut sempat ditutup sementara hingga minggu pagi.

Baca juga: Mahyeldi Paparkan Beda Fasilitas Antisipasi Bencana di Gunung Marapi Sumbar dan Merapi Yogyakarta ke Komisi V DPR RI

"Jalan di Aia Angek, Koto Baru dan Panyalaian juga terdampak dan tidak bisa dilalui. Beruntung, di sana hanya tertutup material banjir, tidak putus," ungkap Mahyeldi.

Dikatakan, Pemprov berupaya maksimal agar permasalahan ini segera mendapat solusi. Apalagi, sebagian ruas jalan yang terdampak parah merupakan akses utama penghubung Padang - Pekanbaru via Padang Panjang.

"Hingga saat ini, kita terus berkoordinasi dengan semua pihak termasuk pemerintah pusat. Untuk mencarikan solusi, sebab sebagian besar yang terdampak parah statusnya adalah jalan nasional," katanya.

Mahyeldi juga menyebut, hingga saat ini data pasti terkait dampak bencana itu belum ada.

Baca juga: Update Banjir Bandang, 2 Jenazah di RSUD Tanah Datar dan 3 Jenazah di RSUD Sijunjung Belum Teridentifikasi

Sebab, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar bersama BPBD daerah yang terdampak hingga saat ini masih melakukan pendataan di lapangan. (*)

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: