Nigeria Tunjuk PT Kunango Jantan jadi Produsen Pembuat Mesin Pupuk Batubara, Ini Kata Gubernur Sumbar

Rabu, 08 Mei 2024, 09:45 WIB | Bisnis | Provinsi Sumatera Barat
Nigeria Tunjuk PT Kunango Jantan jadi Produsen Pembuat Mesin Pupuk Batubara, Ini Kata...
Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampaingi Dubes RI untuk Nigeria, Usra Hendra Harahap dan jajaran direksi PT Kunango Jantan, usai penandatanganan kerjasama pembuatan mesin pembuatan pupuk berbahas batubara di Padang, Selasa. (humas)

PADANG (7/5/2024) - Nigeria percayakan PT Kunango Jantan sebagai pabrik pembuatan mesin pengolahan pupuk berbahan batubara.

"Alhamdulillah, kepercayaan ini merupakan hal yang baik bagi kita. Karena, perusahaan yang lahir dan berbasis di Sumbar, mampu berbicara di level nasional bahkan internasional," ujar Mahyeldi di Padang, Selasa.

Apresiasi terhadap PT Kunango Jantan, juga disampaikan Dubes RI untuk Nigeria, Usra Hendra Harahap.

"Ini sangat membanggakan, saat perusahaan kita dipercaya dan ditunjuk sebagai perusahaan yang akan memproduksi mesin pengolahan pupuk berbahan batubara ini. Kepercayaan ini adalah hal yang luar biasa," ucap Usra Hendra Harahap.

Baca juga: Alumni Akuntansi Unand Dikukuhkan jadi Kepala OJK Sumbar, Ini Pesan Gubernur Sumbar

Kepercayaan Nigeria ini, tak lepas dari pelatihan pembuatan pupuk dari bahan batubara yang digelar Saputra Academy pertengahan April lalu di Sumatera Barat (Sumbar).

Pelatihan perdana di Sumbar yang digelar Saputra Academy ini, memang diikuti para peserta dari Nigeria.

Sebelumnya, Usra Hendra Harahap mengatakan, salah satu keunggulan produk pupuk batubara bernama Pupuk Futura yang diproduksi Saputra Academy, adalah kemampuan mengembalikan 26 nutrisi ke dalam tanah.

Sehingga, produk pertanian yang dihasilkan memiliki kualitas baik dengan waktu panen yang lebih cepat.

Baca juga: Penanganan Pascbencana Beruntun di Sumbar, Gubernur: Pembenahan Irigasi jadi Prioritas

"Negara seperti Nigeria, adalah daerah critical mineral, sehingga kaya akan sumber daya alam, termasuk batubara. Namun karena keterbatasan teknologi, makanya mereka datang ke Indonesia untuk belajar cara pengolahan pupuk berbasis batubara," ungknap Usra.

Halaman:
IKLAN PANTARLIH

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: