BNPB Serahkan Dana Rp250 Juta untuk Banjir Lahar Dingin Agam, Pemanfaatan untuk Operasional Petugas Lapangan

Senin, 08 April 2024, 15:15 WIB | Kabar Daerah | Kab. Agam
BNPB Serahkan Dana Rp250 Juta untuk Banjir Lahar Dingin Agam, Pemanfaatan untuk...
Deputi Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Fajar Setiawan bersama Andri Warman (Bupati Agam), Edi Busti (Sekda) meninjau lokasi banjir bandang di Nagari Bukit Batabuh, Senin. (humas)

AGAM (8/4/2024) - Deputi Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Fajar Setiawan menilai, pendirian posko dan kolaborasi dengan berbagai pihak, merupakan manajemen risiko bencana yang sangat baik.

Meskipun potensi bencana seperti banjir bandang, cuaca ekstrim, dan erupsi gunung masih ada, dia menekankan, bencana tidak bisa dihentikan.

"Tetapi, kerugian bisa diminimalkan melalui komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat," ungkap Mayjen TNI Fajar Setiawan.

Hal itu dikatakannya, saat mengunjungi lokasi banjir bandang di Nagari Bukit Batabuh, Canduang bersama Bupati Agam, Andri Warman dan jajaran terkait, Senin.

Baca juga: Ribuan Bungkus Nasi Didistribusikan dari Dapur Umum, Andri Warman: Semua Korban harus Dapat Tanpa Terkecuali

Setelah peninjauan, Pemkab Agam gelar rapat koordinasi yang dipimpin Andri Warman bersama BNPB di Mess Pemda Belakang Balok, Bukittinggi.

Dalam paparannya, Andri Warman menyampaikan bahwa material longsor yang terbawa oleh banjir bandang telah menyebabkan Nagari Bukit Batabuah Canduang terdampak signifikan.

"Meskipun air kini telah kembali mengalir normal, dampak dari kejadian sejak Jumat lalu masih dirasakan terutama dalam sektor pertanian, dengan kerugian mencapai Rp5,9 miliar lebih," ungkapnya.

Disebutkan, banjir bandang ini dipicu hujan deras pada tanggal 5 April. Luasnya dampak banjir lahar dingin ini, Pemkab Agam kemudian menetapkan masa tanggap darurat.

Baca juga: Banjir Bandang di Agam, BNPB Siap Bantu Perbaikan Infrastruktur Krusial

"Langkah-langkah darurat telah dilakukan secara aktif oleh Pemkab Agam termasuk evakuasi masyarakat ke tempat yang aman, pembersihan material banjir serta mobilisasi armada dari Damkar dan mobil sampah," ungkap dia.

Halaman:

Penulis: Devan Alvaro
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: