Gubernur Sumbar Tinjau Jalur Alternatif Padang-Bukitinggi via Lubuk Mata Kucing-Pandai Sikek

Kamis, 21 Maret 2024, 10:20 WIB | Kabar Daerah | Kab. Tanah Datar
Gubernur Sumbar Tinjau Jalur Alternatif Padang-Bukitinggi via Lubuk Mata Kucing-Pandai...
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama jajaran, saat meninjau jalan alternatif Padang Panjang menuju Bukittinggi, Rabu sore. Jalan alternatif ini untuk hindari kemacetan yang dipicu pasar tumpah di Pasar Koto Baru dan Pasar Padang Luar. (humas)

TANAH DATAR (20/3/2024) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi tinjau jalan alternatif dari Padang Panjang menuju Bukittinggi via Jalan Lubuk Mata Kucing menuju Simpang Ponpes Haji Miskin dan keluar di Koto Tinggi Pandai Sikek.

"Jalan alternati sekitar 5 Km ini, untuk mengurai macet di Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar dan Pasar Padang Luar di Kabupaten Agam selama libur Lebaran Idul Fitri 1445 H/2024 M," ungkap Mahyeldi disela peninjauan, Rabu sore.

Dikatakan Mahyeldi, dalam peninjauan yang dilakukan, sudah tergambar ruas jalan alternatif yang akan dilewati tersebut.

Di mana, ada ruas jalan yang sempit dan ada jalan yang lebih lebar. Sehingga, untuk jalan yang sempit perlu diperlebar.

Baca juga: Mahyeldi Paparkan Beda Fasilitas Antisipasi Bencana di Gunung Marapi Sumbar dan Merapi Yogyakarta ke Komisi V DPR RI

"Hari ini kita meninjau jalan alternatif ini bersama Dinas BMCKTR dan Bappeda Provinsi, Agam, Padang Panjang serta Tanah Datar," ungkap Mahyeldi yang datang bersama rombongan Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemprov Sumbar.

"Dengan kehhadiran semua, diharapkan koordinasi antar daerah lebih baik sehingga solusi terbaik bisa didapatkan," ucap Mahyeldi.

Dia menyebutkan, jalur alternatif sangat diperlukan untuk mengatasi masalah kemacetan yang selalu terjadi di Pasar Koto Baru.

Ia berharap, keberadaan jalur alternatif itu juga dapat disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat, terutama sekali sebelum masa mudik dan lebaran datang.

Baca juga: UPDATE: Korban Meninggal Dunia Banjir Bandang di Sumbar jadi 34 Orang

Turut hadir dalam peninjauan itu, Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi; Kepala Dinas BMCKTR; Erasukma Munaf; Kepala Dinas Perkimtan; Kepala Dinas SDABK dan Kepala Dinas Perhubungan, Dedy Diantolani.

Halaman:

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: