Jalan Cipta Karya Beralih jadi Aset Pemprov, Ini Kata Pj Wako Pekanbaru tentang Rencana Perbaikan

Jumat, 16 Februari 2024, 16:45 WIB | News | Kota Pekanbaru
Jalan Cipta Karya Beralih jadi Aset Pemprov, Ini Kata Pj Wako Pekanbaru tentang Rencana...
Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun. (humas)

PEKANBARU (16/2/2024) - Status Jalan Cipta Karya di Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, telah jadi aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

"Gubernur Riau, Pak Edy Natar Nasution telah memberikan keterangan tentang status Jalan di Kota Pekanbaru yang sudah berpindah ke provinsi termasuk Jalan Cipta Karya. Namun, belum ada penyerahan secara administrasinya dari Pemko Pekanbaru," ungkap Pj Wako Pekanbaru, Muflihun, Jumat.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan segera melakukan serah terima aset sehingga pembagian kewenangannya jadi lebih jelas.

Sebelumnya, Pemko Pekanbaru sudah menganggarkan untuk perbaikan Jalan Cipta Karya di tahun 2024 ini.

Baca juga: Perantau dan Anak Nagari Panampuang Berbaur di Jalan Sehat, Ditutup dengan Hiburan KIM, Hadiah Ratusan Juta

Karena jalan tersebut sudah beralih status jadi asset provinsi, sehingga Pemko Pekanbaru tidak lagi bisa melakukan perbaikan.

"Jadi, biar ini tak kisruh, untuk Jalan Cipta Karya hari ini, itu sudah dianggarkan di APBD Kota Pekanbaru. Nanti kita akan berdiskusi dengan provinsi, bagaimana baiknya. Artinya, kalau memang masih, kita laksanakan," terang Muflihun.

Muflihun menyebut, Pemko Pekanbaru siap mengikuti aturan yang berlaku. Untuk itu, pihaknya juga menyiapkan dokumen agar penyerahan aset tersebut dapat segera dilakukan.

"Yang perlu diketahui hari ini, SK untuk kewenangan pemindahan jalan ini, kita baru terima diakhir tahun 2023."

Baca juga: Jalan Nasional di Kawasan Aia Angek Kembali Aman Dilalui, Pengerukan Sedimen Tuntas

"Karena itu akhir tahun, makanya kita anggarkan di APBD 2024 untuk perbaikan, kita ketok palu di November, jalan itu masih di kota. Ya kita pemko siap mengikuti regulasi aturan yang berlaku," ungkapnya.

Halaman:

Penulis: Arif Budiman Effendi
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: