Mahyeldi: Padang Bisa Menjadi Kota Para Hafidz

Minggu, 29 Mei 2016, 14:27 WIB | News | Kota Padang
Mahyeldi: Padang Bisa Menjadi Kota Para Hafidz
Wako Padang, Mahyeldi Dt Marajo memaparkan program Padang Menghafal Al Quran saat Wisuda Akbar Penghafal Quran yang digelar Pondok Pesantren Penghafal Alquran (PPPA) Daarul Quran yang didirikan Yusuf Mansur di Masjid Nurul Iman Padang, Minggu (29/5/2016).
VISI MISI CALON GUBERNUR SUMBAR PILKADA SERENTAK 2024

VALORAnews - Gerakan Padang Menghafal Quran menjadi fenomena. Gerakan yang dicanangkan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah sejak 2015 lalu ini disambut baik umat Islam Indonesia. Terlihat mulai bermunculannya kelompok-kelompok penghafal (hafidz) Quran di berbagai kota serta diluncurkan berbagai program baru penghafalan quran.

"Di kalangan generasi muda khususnya pelajar di Kota Padang memiliki antusiasme tersendiri menyambut gerakan ini, karena bagi penghafal Quran mendapatkan kemudahan saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah usai menghadiri acara Wisuda Akbar Penghafal Quran yang digelar Pondok Pesantren Penghafal Alquran (PPPA) Daarul Quran yang didirikan Yusuf Mansur di Masjid Nurul Iman Padang, Minggu (29/5/2016).

Mahyeldi mengatakan, bagi lulusan SD yang hafal minimal 3 juz bisa melanjutkan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) mana saja yang disukai, bagi lulusan SMP atau sederajat yang hafal minimal 5 juz bisa masuk ke SMA dan sederajat yang disukai. Sedangkan untuk lulusan SMA dan sederajat yang hafal minimal 7 juz akan diterima tanpa tes di beberapa Perguruan Tinggi di Padang, seperti Unand, UNP dan IAIN Imam Bonjol. Khusus siswa yang berakademik bagus dan hafal Alquran minimal 10 juz juga diberikan kemudahan memasuki Fakultas Kedokteran Unand.

Lebih lanjut Mahyeldi menyebut, program Indonesia Menghafal Qur'an yang diusung PPPA Daarul Quran, sejalan dengan Gerakan Padang Menghafal Quran yang digalakkan Pemerintah Kota Padang sehingga menjadi suatu gerakan yang lebih masiv untuk melahirkan penghafal-penghafal Quran baru. Tidak saja bagi kalangan pesantren tetapi juga di sekolah-sekolah umum.

Baca juga: Granat Sumbar: Gerakan Anti Narkoba Layak Masuk Kurikulum Muatan Lokal di Setiap Satuan Pendidikan

"Gerakan menghafal Qur'an diharapkan lebih masiv dan Kota Padang ke depan menjadi kota penghafal Quran dengan melahirkan hafiz dan hafizah baru," sebutnya.

Sementara itu, Pengasuh PPPA Daarul Quran KH Ahmad Jamil mengatakan, Kota Padang salah satu dari 20 kota di Indonesia sebagai tempat pelaksanaan wisuda akbar penghafal Qur'an. "Ternyata perhatian pemerintah kota ini sangat besar terhadap syiar agama dengan menggalakkan gerakan menghafal Qur'an. Lebih mengagumkan, ternyata di Padang banyak "mutiara terpendam" yaitu para penghafal Quran yang lahir dari sekolah-sekolah umum, bukan saja dari pesantren," ungkapnya. (rel)

TANGGAPAN MASYARAKAT TENTANG CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PILKADA SERENTAK 2024

Penulis:
Editor: Devan Alvaro
Sumber:

Bagikan: