PEMKAB PESSEL Ajak Tokoh Agama Edukasi Stunting

Kamis, 30 Mei 2024, 20:40 WIB | Kabar Daerah | Kab. Pesisir Selatan
PEMKAB PESSEL Ajak Tokoh Agama Edukasi Stunting
Dinas PMKB Pessel gelar Rakor TPPS dan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Pessel, di Bapedalitbang, Sago, Rabu (27/5/2024). FOTO: Dok Diskominfo Pessel

PESISIR SELATAN (30/5/2024) -Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (DPMKB) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), dan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Pessel, di Bapedalitbang, Sago,Rabu.

Rakorsecara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Mawardi Roska.Diikuti seluruh stakeholder terkait, dengan narasumber dari BKKBN Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, KUA, Camat, dan Wali Nagari di Pesisir Selatan.

Kepala DPMKB Pessel, Salman Alfarizi Brutu mengatakan, diperlukan sinergitas dan kolaborasi semua stakeholder di daerah, sehingga akselerasi percepatan penurunan prevalensi stunting dapat dicapai, atau paling tidak dapat diminimalisir.

"Sesuai dengan tujuan pelaksanaan rakor, yakni: untuk menemukan langkah-langkah, strategi dan rumusan kebijakan, yang diperlukan dalam upaya percepatan penurunan prevalensi stunting di Pessel," ucapnya, dalam relis Diskominfo Pessel, Kamis (24/5/2024).

Baca juga: NAGARI BINJAI Tapan Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan

Secara definisi, lanjutnya, stunting adalah permasalahan gizi kronis, karena kurangnya asupan gizi, dalam jangka waktu cukup lama.

"Jadi, Prevalensi Stunting adalah jumlah keseluruhan permasalahan Stunting yang terjadi pada waktu tertentu di sebuah daerah," ujarnya.

Tahun 2023, terang Salman, Prevalensi Stunting di Pessel sebesar 27 persen, atau lebih tinggi dari prevalensi stunting Provinsi Sumatera Barat yang hanya sebesar 23,6 persen.

"Tentunya, diperlukan daya upaya yang lebih keras lagi, mengingat target penurunan prevalensi stunting di Indonesia tahun 2024 adalah sebesar 14 persen," ujarnya.

Baca juga: SEKDA PESSEL: Pesantren Benteng dari Penyakit Masyarakat

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Sekretaris, Nova Dwita, apresiasi sekali kepada Pemkab Pessel, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Pessel, atas penyelenggaraan kegiatan ini.

Halaman:

Penulis: Tusrisep
Editor: Tusrisep
Sumber:

Bagikan: