BWSS V Identifikasi Tumpukan Sisa Material Erupsi Gunung Marapi di Nagari Pandai Sikek Jarak 3 Km

Sabtu, 18 Mei 2024, 18:15 WIB | Kabar Daerah | Provinsi Sumatera Barat
BWSS V Identifikasi Tumpukan Sisa Material Erupsi Gunung Marapi di Nagari Pandai Sikek...
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat diwawancarai wartawan di gubernuran Sumbar, Jumat. (humas)

PADANG (17/5/2024) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mengungkapkan, berdasarkan pantauan drone Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V, terdapat penumpukan material sisa erupsi dalam jumlah besar di lereng Gunung Marapi.

Ketika intensitas hujan tinggi, terang dia, material itu bisa turun seketika sehingga berpotensi menyebabkan banjir bandang susulan.

"Kita mengimbau masyarakat di sekitar daerah aliran sungai yang berhulu dari Gunung Marapi untuk waspada. Sebab, potensi bencana susulan itu masih ada," tegas Mahyeldi di Padang, Jumat.

Ia mengaku, untuk menyikapi hal tersebut pemerintah melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tengah berupaya untuk memitigasi potensi tersebut. Salah satunya dengan melakukan modifikasi cuaca.

Baca juga: Mahyeldi Buka HIPMI PT UNP Fest, Ini Pesan Gubernur

Kepala UPTD PSDA Wilayah Utara Sumbar, Hendry Yuliandra menyebut, hamparan material sisa erupsi tersebut berada sekitar 3 kilometer di atas pemukiman penduduk di Jorong Pagu-Pagu, Kenagarian Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

"Pembersihan tidak bisa dilakukan, karena alat berat kita tidak bisa naik. Kecuramannya tajam," ungkap Hendry Yuliandra.

Disebutkannya, jalur itu merupakan hulu dari sungai yang bermuara ke Batang Anai. Dengan itu, maka potensi banjir bandang melewati Lembah Anai bisa kembali terjadi.

"Ini muaranya juga Batang Anai, kalau material itu disiram hujan lebat, bisa memicu banjir bandang lagi," ungkapnya.

Baca juga: Fathol Bahri, Bustavidia dan Syafrizal Masuki Masa Pensiun, Ini Pesan Gubernur Sumbar

Diketahui, untuk memitigasi potensi tersebut BMKG dan BNPB menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah langit Sumatera Barat.

Halaman:

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: