Mahyeldi Paparkan Beda Fasilitas Antisipasi Bencana di Gunung Marapi Sumbar dan Merapi Yogyakarta ke Komisi V DPR RI

Jumat, 17 Mei 2024, 11:15 WIB | News | Provinsi Sumatera Barat
Mahyeldi Paparkan Beda Fasilitas Antisipasi Bencana di Gunung Marapi Sumbar dan Merapi...
Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan jajaran, foto bersama usai silaturahmi dengan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Muhammad Iqbal dan Anggota Komisi V Syahrul di Jakarta, Kamis. (humas)

JAKARTA (16/5/2024) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi memohon dukungan Komisi V DPR RI, untuk percepatan penanganan dampak bencana sekaligus percepatan peningkatan kualitas mitigasi bencana di Sumbar.

Seperti dukungan untuk pembangunan sobodam atau cekdam, normalisasi sungai, pembangunan flyover, serta percepatan pembangunan jalur tol Padang-Pekanbaru.

"Kita sampaikan, sungai yang berhulu ke Gunung Marapi ada 15. Hanya ada ada dua cekdam untuk pengamanan lahar dinginnya," ungkap Mahyeldi.

Hal itu disampaikan Mahyeldi, saat audiensi dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis. Dikesempatan itu, Mahyeldi didampingi Asisten II Setdaprov Sumbar, Arry Yuswandi; Kepala Bappeda, Medi Iswandi; Kepala BMCKTR, Era Sukma; Kepala BPBD, Rudy Rinaldi; Kabiro Adpim Setdaprov, Mursalim dan Kaban Penghubung Sumbar, Aschari.

Baca juga: Update Banjir Bandang, 2 Jenazah di RSUD Tanah Datar dan 3 Jenazah di RSUD Sijunjung Belum Teridentifikasi

Sementara, dalam pertemuan di ruang rapat Komisi V itu, hadir Wakil Ketua, Muhammad Iqbal; Anggota Komisi V Syahrul dan Staf Ahli Komisi V, Sherly Wattimena.

Dikesempatan itu, Mahyeldi membandingkan kondisi di Sumbar dengan di Yogyakarta. Gunung Merapi di Yogyakata, ada 10 sungai tapi punya 250 sobodam.

"Kami memohon dukungan Komisi V, untuk pembangunan sobodam senilai Rp750 miliar di Sumbar," ujar Mahyeldi.

Di samping itu, Mahyeldi juga menyampaikan permohonan untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur utama yang berada di bawah kewenangan provinsi dan kabupaten/kota di Sumbar.

Baca juga: Banjir Bandang di Agam, SDN 03 Koto Tuo Rusak Parah, 182 Siswa Terpaksa Menumpang Belajar

Infrastruktur terdampak bencana itu meliputi jalan, jembatan dan sumber daya air, dengan total kebutuhan anggaran Rp589 miliar.

Halaman:

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: