Kompetisi dan Persaingan jadi Jalan untuk Berprestasi, Mahyeldi: Sportivitas jadi Ruhnya

Senin, 15 Januari 2024, 13:30 WIB | Olahraga | Kab. Agam
Kompetisi dan Persaingan jadi Jalan untuk Berprestasi, Mahyeldi: Sportivitas jadi Ruhnya
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi membuka turnamen sepakbola tingkat SMA se-Sumbar, yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar di lapangan sepakbola SMAN 1 Canduang, Sabtu (13/1/2023). (humas)

AGAM (14/1/2023) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menilai, kompetisi sepakbola antarpelajar sangat diperlukan untuk menemukan dan mengasah bibit-bibit pesepakbola Sumbar, untuk kemudian menjadi atlet berprestasi di tingkat nasional, bahkan internasional.

"Talenta muda pesepakbola Sumbar memiliki kualitas setara dengan talenta asal daerah lain di seluruh nusantara," ungkap Mahyeldi di Agam.

Hal itu dikatakan Mahyeldi saat membuka gelaran turnamen sepakbola tingkat SMA se-Sumbar, yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar di lapangan sepakbola SMAN 1 Canduang, Sabtu (13/1/2023).

Dikatakan, kompetisi dan persaingan akan membuat kemampuan lebih terasah, menambah pengalaman, sehingga semakin terbuka peluang bagi pelajar untuk bisa jadi atlet berprestasi.

Baca juga: Alumni Akuntansi Unand Dikukuhkan jadi Kepala OJK Sumbar, Ini Pesan Gubernur Sumbar

Kualitas pelajar Sumbar dalam mengolah si kulit bundar, sambung Mahyeldi, terbukti dengan dipanggilnya beberapa pelajar Sumbar untuk mengikuti seleksi membela Tim Nasional (Timnas).

Bahkan, dua di antaranya telah lolos seleksi dan ikut mengharumkan nama bangsa di pentas internasional bersama Timnas Indonesia U16 dan U17.

"Saya berharap, agar prestasi yang pernah dicapai anak muda asal Sumbar itu bisa jadi motivasi dan memacu semangat generasi muda lain untuk bisa berprestasi, terutama di cabang olaraga sepakbola," kata Mahyeldi.

Dikesempatan itu, Mahyeldi juga menekankan bahwa sportivitas adalah ruh dalam setiap kegiatan olahraga.

Baca juga: Penanganan Pascbencana Beruntun di Sumbar, Gubernur: Pembenahan Irigasi jadi Prioritas

Oleh sebab itu, dia menegaskan, persaingan dalam berkompetisi adalah hal yang wajar dan sudah semestinya, tidak ada yang perlu disikapi dengan emosi berlebihan terlebih sampai memancing terjadinya kejadian yang menjurus kekerasan dan perkelahian.

Halaman:
IKLAN PANTARLIH

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: