Festival Rakyat Muaro Padang, Hadirkan Suasana Tempoe Doeloe

Sabtu, 20 April 2024, 11:30 WIB | Wisata | Kota Padang
Festival Rakyat Muaro Padang, Hadirkan Suasana Tempoe Doeloe
Gubernur Sumbar, Mahyeldi membuka secara resmi Festival Rakyat Muaro Padang yang digelar Pemko Padang di Bawah Jematan Siti Nurbaya, Jumat. (humas)

PADANG (19/4/2024) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi menilai, Festival Rakyat Muaro adalah wujud kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki oleh Kota Padang.

"Kawasan Muaro merupakan kawasan Kota Tua dan telah jadi wajah multikultural yang rukun di Sumbar, karena menjadi tempat tinggal bagi warga dari berbagai latar belakang etnis," ucap Mahyeldi.

Hal itu dikatakan Mahyeldi saat membuka Festival Rakyat Muaro Padang yang digelar Pemko Padang, Jumat.

Dia mengapresiasi atas perhelatan tahun kedua festival tersebut, yang tahun ini berlangsung lebih semarak dengan mengusung tema Padang Tempoe Doeloe.

Baca juga: Mahyeldi Paparkan Beda Fasilitas Antisipasi Bencana di Gunung Marapi Sumbar dan Merapi Yogyakarta ke Komisi V DPR RI

Mahyeldi berharap, Festival Rakyat Muaro Padang yang dihelat di bawah Jembatan Siti Nurbaya dan tepian Batang Harau tersebut, segera masuk ke dalam daftar Kharisman Event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Mengingat, Sumbar sendiri memang tengah bergiat dalam pengembangan sektor pariwisata dan UMKM.

"Tahun 2023 lalu, jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar mencapai 11 juta lebih. Lebih tinggi dari target 8 juta orang yang dipasang."

"Tentu saja, capaian itu juga berkat kontribusi Festival Rakyat Muaro Padang tahun 2023, dan pada tahun ini sepertinya akan menarik minat lebih banyak wisatawan lagi," ucap Mahyeldi.

Baca juga: UPDATE: Korban Meninggal Dunia Banjir Bandang di Sumbar jadi 34 Orang

Sektor pariwisata dan UMKM, sambung Mahyeldi, jadi dua sektor yang bergerak cepat dan paling menjanjikan bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), pertumbuhan perekonomian, dan berujung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Halaman:

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: