Status Gunung Marapi Level Waspda, Ini 5 Rekomendasi PVMBG untuk Warga Terdampak

Senin, 04 Desember 2023, 08:45 WIB | News | Nasional
Status Gunung Marapi Level Waspda, Ini 5 Rekomendasi PVMBG untuk Warga Terdampak
Infografis kawasan rawan dampak bencana erupsi Gunung Marapi, Ahad sore hasil olahan PVMBG. (humas pvmbg)

JAKARTA (4/12/2023) -- Kolom Abu pascaterjadinya erupsi eksplosif Gunung Marapi pada Ahad (3/12/2023) pukul 14.54, teramati sekitar 3000 meter di atas puncak (5891 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di Seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 4 menit 41 detik.

Erupsi eksplosif ini disertai dengan adanya aliran piroklasik ke arah utara dengan jarak luncur 3 km. Pada saat ini, erupsi susulan masih berlangsung berdasarkan pengamatan instrumental PVMBG.

"Kejadian erupsi tanggal 3 Desember 2023 Pukul 14.54 WIB tidak didahului oleh peningkatan gempa vulkanik yang signifikan," ungkap Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan dalam siaran pers yang diterima Senin.

Baca juga: Usai Dengarkan Paparan PVMBG, Bupati Agam Perpanjang Siaga Darurat Gunung Marapi 1 Bulan Lagi

Dikatakan, tercatat Gempa Vulkanik-Dalam (VA) hanya terekam 3 kali antara tanggal 16 November 2023 hingga 2 Desember 2023.

"Peralatan deformasi (Tiltmeter) yang berada di stasiun puncak menunjukkan pola mendatar pada sumbu radial dan sedikit inflasi pada sumbu tangensial," terangnya.

"Hal ini menunjukkan proses erupsi berlangsung cepat dan pusat tekanan hanya berada pada kedalaman dangkal (sekitar puncak)," ungkap dia.

Berdasarkan hasil pengamatan, terang Hendra, analisis data visual maupun instrumental hingga tanggal 3 Desember pukul 18.00 WIB, maka tingkat aktivitas Gunung Marapi masih tetap pada Level II (Waspada).

Rekomendasi PVMBG saat Level Waspada Gunung Marapi:

  1. Masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan/mendekati GunungMarapi pada radius 3 km dari kawah/puncak.
  2. Masyarakat yang ada di sekitar Gunung Marapi diharapkan tenang tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Marapi.
  3. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
  4. Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak abu vulkanik bagi kesehatan.
  5. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

Dikatakan hendra, PVMBG akan selalu berkoordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi Sumatera Barat, BPBD Kabupaten Agam dan BPBD Kabupaten Tanah Datar, dalam memberikan informasi tentang aktivitas Gunung Marapi.

"Pemerintah Daerah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, agar senantiasa berkoordinasi dengan PVMBG atau melalui Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi untuk mendapatkan informasi tentang aktivitas termutakhir," harap Hendra. (*)

Halaman:

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan:
IKLAN KPU SUMBAR AJAKAN MEMILIH