Dua Kota di Sumatera Barat Alami Inflasi di Desember 2021
Daging ayam ras tercatat mengalami inflasi didorong oleh peningkatan permintaan pada periode Nataru. Kenaikan harga minyak goreng disebabkan oleh masih tingginya harga CPO global yang berpengaruh terhadap kenaikan harga TBS Sawit lokal, serta peningkatan permintaan minyak goreng selama periode Nataru.
Komoditas bawang merah tercatat turut menyumbang inflasi didorong oleh masih terbatasnya pasokan bawang merah akibat belum masuknya masa panen di wilayah sentra produksi lokal Sumbar maupun dari Pulau Jawa.
Kelompok transportasi tercatat turut mendorong inflasi Sumatera Barat dengan nilai inflasi 0,68% (mtm) dan andil 0,10% (mtm). Inflasi pada kelompok transportasi bersumber dari kenaikan tarif angkutan udara dengan andil inflasi 0,08% (mtm).
Baca juga: Asisten II Agam Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Kenaikan Harga Minyak Goreng jadi Perhatian
Tarif angkutan udara masih mengalami peningkatan sejalan dengan peningkatan permintaan pada masa HBKN Natal dan Tahun Baru. Pelonggaran kebijakan PPKM di wilayah Sumbar maupun sebagian besar wilayah di Indonesia mendorong peningkatan mobilitas masyarakat.
Sementara itu, komoditas bioskop yang termasuk ke dalam kelompok rekreasi, olahraga dan budaya memberikan sumbangan pada inflasi Desember 2021 dengan nilai andil inflasi sebesar 0,04% (mtm). Pada komoditas ini, tercatat terjadi kenaikan harga tiket masuk bioskop sejak dibukanya kembali layanan bioskop di Kota Padang pada akhir bulan September 2021. Pelonggaran level PPKM dan masa libur sekolah serta Nataru turut mendorong peningkatan kunjungan bioskop pada bulan Desember 2021.
Di sisi lain, inflasi lebih lanjut tertahan oleh deflasi pada komoditas cabai merah, tomat, jeruk, kentang, dan belut dengan andil deflasi masing-masing sebesar -0,19%, -0,01%, -0,01%, -0,01%, -0,003% (mtm).
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat secara aktif melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi di daerah terutama dalam rangka menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19. (vry)
Penulis:
Editor:
Sumber:
Berita Terkait
- Potensi Pertanian dan EBT Sumbar Belum Tergarap, Audy Joinaldy: Pemerintah Terkendala Hilirisasi dan Investasi
- Polda Sumbar Tanam Jagung Manis untuk Sukseskan Asta Cita Presiden Prabowo, Ini Harapan Muhidi
- Pemprov Sumbar dan BPH Migas Sepakat Pertajam Pengawasan Penyaluran BBM dan Gas
- Nilai Proyek Fly Over Sitinjau Lauik Tembus Rp2,7 Triliun, Audy: Melalui Skema KPBU Bank Nagari Sanggupi Rp500 Miliar
- Dharmasraya Alami Deflasi Periode Oktober 2024