Serdadu Jentik Diterjunkan Antisipasi Sebaran DBD

Senin, 25 Februari 2019, 17:07 WIB | News | Kota Padang
Serdadu Jentik Diterjunkan Antisipasi Sebaran DBD
Kadinkes Padang, Ferimulyani memimpin rapat persiapan gerakan serentak antisipasi DBD di aula kantor Dinkes Padang, Senin (25/2/2019). (humas)

VALORAnews - Sebagai bentuk antisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang bakal menggelar gerakan serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di setiap rumah.

Gerakan yang diadakan pada 9 Maret ini akan diikuti Serdadu Jentik (pelajar), Bundo Peduli, Saka Bakti Husada (Pramuka), Palang Merah Remaja (PMR), PMI, mahasiswa sekolah kesehatan, seluruh rumah sakit, organisasi profesi, dan pihak kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani mengatakan, gerakan serentak ini perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan penyakit DBD dengan mencegah berkembangnya jentik-jentik nyamuk dan memantau perkembangan kasus DBD, serta melihat tren kasus DBD. Sekaligus melakukan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS).

"Kota Padang merupakan daerah endemis DBD, dimana di semua kecamatan dan kelurahan sudah ada kasus DBD. Hingga Januari ini saja, kita sudah mendapatkan 58 kasus DBD. Sedangkan di 2018, kita memiliki 699 kasus DBD dengan jumlah angka kematian 3 orang," ungkap Ferimulyani saat rapat persiapan gerakan serentak antisipasi DBD di aula kantor Dinkes Padang, Senin (25/2/2019).

Baca juga: Hidupkan Budaya Literasi melalui Program Pesantren Ramadhan

Dikatakan, upaya antisipasi penyebaran DBD juga telah dilakukan Dinkes Kota Padang dengan melakukan penyuluhan langsung di masyarakat dan di Puskesmas, Pemantauan Jentik Berkala (PJB), pembinaan kelompok masyarakat dengan gerakan Serdadu dan Bundo Peduli DBD (Serbu DBD), Larvasida dan Fogging Kasus DBD, Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik.

"Kasus DBD juga dipengaruhi oleh perilaku dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan. Jika lengah terhadap kebersihan lingkungan maka akan mempengaruhi jumlah kasus yang muncul tiap bulannya," ujar Ferimulyani.

Ditambahkannya, gerakan serentak antisipasi akan diawali dengan apel bersama di RTH Imam Bonjol, senam bersama dan dialog interaktif Wali Kota tentang DBD. Serta, juga akan dilakukan penyebaran informasi DBD melalui leaflet, stiker kepada masyarakat. (rls/vry)

Penulis:
Editor:
Sumber:

Bagikan: