Hari Kedua Banjir Lahar Dingin di Agam, 3 Alat Berat Dikerahkan, Ratusan Relawan Terlibat

Sabtu, 06 April 2024, 22:45 WIB | Kabar Daerah | Kab. Agam
Hari Kedua Banjir Lahar Dingin di Agam, 3 Alat Berat Dikerahkan, Ratusan Relawan Terlibat
Petugas Damkar Agam, membersihkan rumah warga dari lumpur yang dihanyutkan saat banjir lahar dingin melanda, Jumat sore. (humas)

AGAM (6/4/2024) - Kepala BPBD Agam, Budi Prawiranegara mengungkapkan, mengungkapkan proses pembersihan material banjir bandang dan lahar dingin telah dilaksanakan.

"Kita mengerahkan 3 unit alat berat untuk mengangkat material yang dibawa banjir," ungkap Budi terkait kondisi pada pukul 10.00 WIB, Sabtu.

Upaya ini merupakan tindak lanjut penanganan banjir bandang dan lahar dingin yang melanda Kecamatan Canduang dan Kecamatan Sungai Pua, Jumat (5/4/2024) sore.

Hari kedua pasca banjir bandang dan lahar dingin, semua unsur masih melakukan penanganan, baik unsur TNI, Polri, Dinas PUTR Agam, Pol PP dan Damkar Agam, Dinas Kesehatan Agam, Dinas Perhubungan Agam, Basarnas, Pemerintah Kecamatan dan Nagari.

Baca juga: Bupati Agam Serahkan SK Pengangkatan 649 PPPK Agam Tahap II Formasi Tahun 2023

Berbagai organisasi masyarakat seperti PMI Agam, KSB, BAZNAS Agam, Rescue Skin BKT, Pemuda Pancasila, Tagana, Relawan, Relindo Sumbar, IZIN Sumbar dan RMB terus berjibaku membersihkan material.

"BPBD Agam dalam melakukan penanggulangan ini juga berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan kecamatan dalam hal melakukan penghitungan dan pendataan kerugian yang timbul akibat bencana alam ini," ungkap Budi.

Dia memaparkan,dampak dari kejadian tersebut telah menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan milik warga di Kecamatan Canduang dan Kecamatan Sungai Pua.

"Di Kecamatan Canduang, banjir bandang dan lahar dingin telah memutus jalan pertanian dari Lakuang Surian, Jorong Labuang menuju Tonggok Jorong Puti Ramuh, Nagari Canduang Koto Laweh," ungkapnya.

Baca juga: OKKPD Agam Ambil Sampel Sampel Pangan Segar di Pasar Lama Lubuk Basung

"Sebuah mobil L300 terjebak di lokasi pertanian tersebut," tambah Budi.

Halaman:

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: