BKKBN Kukuhkan Program BAAS Kota Pekanbaru, Ini Target Muflihun

Sabtu, 11 Maret 2023, 18:26 WIB | News | Nasional
BKKBN Kukuhkan Program BAAS Kota Pekanbaru, Ini Target Muflihun
Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, dan Sekretaris Daerah Indra Pomi Nasution serta sejumlah pejabat lainnya dikukuhkan Deputi Adpin BKKBN RI, Sukaryo Teguh Santoso sebagai Bapak Asuh Anak Stunting Pekanbaru. (humas)

PEKANBARU (10/3/2023) -- Deputi Adpin BKKBN RI, Sukaryo Teguh Santoso kukuhkan Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun dan Indra Pomi Nasution (Sekretaris Daerah) serta sejumlah pejabat lainnya, dikukuhkan sebagai Bapak Asuh Anak Stunting Pekanbaru.

Pengukuhan ini dalam peluncuran program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kota Pekanbaru, Jumat di Aula Lantai 6 Perkantoran Tenayan Raya.

Menurut Muflihun, BAAS ini merupakan implementasi dari antusias Pemko Pekanbaru atas atensi Presiden RI, Joko Widodo dalam upaya penurunan angka stunting di Kota Pekanbaru.

"Kita punya komitmen, bagaimana stunting di Pekanbaru bisa terus menurun dari hari ke hari. Hari ini ada 318 anak stunting di Pekanbaru," ujar Muflihun usai pengukuhan.

Baca juga: Generasi Stunting akan Bebani Negara, Ini Langkah Antisipasi Pemkab Agam

Ia berharap, seluruh elemen dapat terus mengawasi lingkungan masing-masing dan laporkan ke OPD maupun pihak terkait jika menemukan anak stunting agar bisa dilakukan penanganan dengan tepat.

"Jangan sampai angka stunting ini terus bertambah. Segera laporkan ke OPD pengampu, jika menemukan stunting di lingkungan untuk dilakukan penanganan," ungkapnya.

Muflihun berkomitmen, bagaimana stunting ini bisa hilang. Karena stunting ini sebagai salah satu bentuk kelainan pada anak. Pada 1.000 hari pertama anak bisa tumbuh, dan mungkin belum sempurna.

"Kami berupaya agar stunting di Pekanbaru tahun 2024 bisa dibawah 10 persen. Kami harapkan kolaborasi dengan semua pihak untuk mewujudkan Pekanbaru bebas stunting," ulasnya.

Baca juga: Angka Stunting Pasbar Ditargetkan Turun 14 Persen di Tahun 2024

Ia juga berharap kedepan dapat menyentuh swasta untuk CSR bagaimana bisa menjadi bapak asuh anak stunting. Sehingga tidak ada anak stunting lagi.

Halaman:
IKLAN PANTARLIH

Penulis:
Editor:
Sumber:

Bagikan: