Menikmati Surga Kawasan Wisata Bahari Mandeh

*Yurnaldi

Senin, 25 Juli 2016 | Opini
Menikmati Surga Kawasan Wisata Bahari Mandeh

Sekelompok wisatawan nusantara, anak lelaki remaja, ada 13 orang, bergantian naik tebing bebatuan—berkemiringan 80-90 derajat-- dengan bantuan dua utas tali. Sampai di puncak ketinggian sekira 25 meter setelah istirahat sejenak, satu per satu ambil ancang-ancang. Wauw...mereka terjun bebas, ternyata. Uji adrenalin, begitu cepat berlalu. Hanya dalam hitungan detik; brurrrr... mereka terjun ke lautan sedalam lebih kurang 30 meter.

Ketika muncul ke permukaan laut, dia berenang menuju perahu motor --titik tempat mereka berkumpul. Lalu, naik lagi ke puncak tebing dan terjun bebas lagi. Gerimis petang hari Sabtu pekan lalu, tak menyurutkan nyali dan semangatnya untuk kembali melakukan aksi terjun bebas (high cliff jumping). Mereka bersorak riang, karena merasakan berhasil menaklukan ketakutan diri sendiri. Senang, karena tak perlu jauh-jauh ke Eropah atau Hawaii menikmati sensasi terjun bebas ke laut. Cukup di Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh yang tiada duanya.

loncat

Terjun bebas di Pulau Sironjong Ketek. (Foto : http://cdn.zettamedia.co)

Suasana dan sensasi dari atraksi terjun bebas itu hanya ada di Pulau Sironjong Kaciak, Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh, Nagari Mandeh, Kecamaan XI Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, sekitar 65 km selatan Kota Padang, Sumatera Barat. Pulau Sironjong Kaciak (luas sekira 3 hektar) adalah salah satu pulau di Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh. Pulau lainnya adalah Pulau Bintangor (37 ha), Pulau Pagang (32 ha), Pulau Ular (1 ha), Pulau Marak (256 ha), Pulau Cubadak (705 ha), Pulau Taraju (3 ha), Pulau Setan Gadang (1 ha), Pulau Sironjong Gadang (25 ha).

rute

Gambaran umum Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh. (Repro foto: Yurnaldi)

pakai kapal

Perjalanan laut di Samudera Hindia dari Padang menuju Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh, di Pesisir Selatan. Gerbang Mandeh tampak di depan mata. (Foto: http://wisatamandeh.info)

Masih di kawasan Pulau Sironjong Kaciak. Tim penyelam beranggotakan 16 orang dari Universitas Bung Hatta Padang, di bawah komando Indrawadi Mantari dan Mabruri Tanjung, tampak tengah menyelam pada kedalaman 20-30 meter. Dua penyelam berpengalaman ini tengah mendokumentasikan pesona surga bawah laut sembari berburu foto ikan hias Balong Padang (Premnas Epigrammata atau Premnas Biaculeatus) ikan hias endemik perairan Samudera Hindia di wilayah Mandeh Sumatera Barat.

Hari itu, ikan hias Balong Padang tak tertangkap kamera, kecuali ubur-ubur raksasa. Sementara itu, ketika menyelam di kedalaman 1-3 meter, tim penyelam mendapatkan transpalantasi karang yang dulunya diupayakan Universitas Bung Hatta (UBH) Padang sudah merimba. Tumbuh berkembang subur dengan luar biasa.

Halaman:

*Wartawan Utama, Pendiri dan Ketua Forum Wartawan Pariwisata Sumatera Barat (2005

Bagikan:
Muhammad Fadli.
Ketua Pusat Studi Humaniora Universitas Andalas

Fenomena Politik Keluarga dan Tantangan Demokrasi Kita

Opini - 08 Maret 2024

Oleh: Dr Hary Efendi Iskandar

Dr. Hary Efendi Iskandar

Benarkah Gerakan Kampus Partisan

Opini - 27 Februari 2024

Oleh: Dr. Hary Efendi Iskandar

Nadia Maharani.

Kejahatan Berbahasa di Dirty Vote

Opini - 13 Februari 2024

Oleh: Nadia Maharani

Zulfadhli Muchtar

Adaptasi Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu Bagi UMKM

Opini - 31 Januari 2024

Oleh: Zulfadhli Muchtar