Sumbar Dinobatkan jadi Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2024, Ini Harapan Wapres Ma'ruf Amin

Kamis, 23 Mei 2024, 14:15 WIB | Provinsi Sumatera Barat
Sumbar Dinobatkan jadi Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2024, Ini Harapan Wapres...
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin menyerahkan trofi juara umum Anugerah Adinata Syariah 2024 pada Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Menara Syariah PIK 2, Tangerang-Banten, Senin.(humas)

BANTEN (20/5/2024) - Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin meminta setiap pemerintah daerah, lebih maksimal lagi dalam mengadopsi model ekonomi dan keuangan syariah yang inovatif dan responsif bagi kebutuhan masyarakat.

Kemudian, Wapres Ma'ruf Amin juga meminta, terus memperkuat peran pemerintah dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan, menciptakan regulasi dan kelembagaan yang kondusif.

Baca juga: Mahyeldi Buka HIPMI PT UNP Fest, Ini Pesan Gubernur

Selanjutnya, membentuk lembaga keuangan syariah di tingkat lokal, meningkatkan literasi dan infrastruktur pendukung serta manfaatkan segenap potensi yang ada.

"Saya ucapkan selamat kepada daerah-daerah yang meraih penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah tahun 2024 ini, khususnya Sumatera Barat yang menjadi Juara Umum," ungkap Wapres Ma'ruf Amin.

Baca juga: Fathol Bahri, Bustavidia dan Syafrizal Masuki Masa Pensiun, Ini Pesan Gubernur Sumbar

Hal itu dikatakan Wapres, usai menyerahkan trofi juara umum Anugerah Adinata Syariah 2024 pada Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Menara Syariah PIK 2, Tangerang-Banten, Senin.

Dikesempatan itu, Wapres juga mengucapkan terima kasih pada segenap pihak yang menyelenggarakan kegiatan Anugerah Adinata Syariah 2024 ini.

Baca juga: Pemprov Sumbar Siapkan 71 Sapi dan 3 Kambing untuk Program Tebar Kurban, Ini Daerah Prioritas

"Mari sama-sama meneguhkan keyakinan, bahwa hadirnya ekonomi dan keuangan syariah akan menghadirkan kesejahteraan, kemaslahatan serta menghapuskan ketimpangan," ucap Wapres.

Ma'ruf Amin yang juga Ketua Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) itu menyebut, penyerahan Anugerah Adinata Syariah adalah hasil dari sinergi dan kerja sama setiap elemen dalam memajukan ekonomi dan keuangan syariah di daerah masing-masing.

Baca juga: Rahyussalim Dikukuhkan jadi Ketua Umum PB Ikasmantri, Ini Harapan Mahyeldi

Anugerah ini sekaligus merupakan bagian dari upaya memperkokoh Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah di dunia.

"Ajang ini penting digelar untuk mengapresiasi semua pihak, terutama sekali Pemerintah Daerah. Sejauh ini, dari seluruh provinsi di Indonesia, tinggal 8 provinsi lagi yang belum memiliki Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS)," ungkapnya.

Baca juga: Sumbar Dapat Program Cetak Sawah Baru dan Bantuan 250 Alsintan serta Tanam Jagung di 10.000 Ha

"Semoga, ke depan, seluruh provinsi memiliki KDEKS, sehingga potensi besar ekonomi dan keuangan syariah dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat," ujar Wapres Ma'ruf.

Dikesempatan itu, Wapres juga berharap agar Pemda dapat memanfaatkan status Otonomi Daerah (Otda) secara maksimal sebagai peluang untuk merancang dan mengimplementasikan praktik ekonomin dan keuangan syariah, dalam perencanaan pembangunan jangkan panjang dan menengah di daerah.

Sementara, Mahyeldi usai menerima penghargaan mengucap syukur, atas penghargaan ini. Dari 10 kategori penghargaan, Sumbar berhasil meraih peringkat pada 7 kategori.

"Dari 7 kategori itu, 3 di antaranya Sumbar berhasil meraih Juara 1 sehingga berhak atas predikat Juara Umum tahun 2024 ini," ucap Mahyeldi usia menerima penghargaan tersebut.

Sumbar Raih 7 Anugerah Adinata Syariah 2024

  • Juara 1 Program Inovasi sektor Ekonomi Syariah
  • Juara 1 Industri Halal
  • Juara 1 Kelembagaan Daerah yang fokus pada pengembangan Ekonomi Syariah Tingkat Provinsi
  • Juara 2 Sektor Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan
  • Juara 2 Zona Kuliher Halal Aman dan Sehat (HAS)
  • Juara 3 Keuangan Mikro Syariah
  • Juara 4 Program Inkubasi Usaha Syariah.

Dikatakan, deretan capaian ini adalah hasil dari komitmen semua pihak. Pemprov Sumbar, terangnya, akan terus melakukan pembinaan terhadap lembaga keuangan syariah hingga tingkat kelurahan/nagari/desa, membina UMKM untuk memiliki sertifikat halal.

Kemudian, memfaslitasi pelaksanaan berbagai iven dan ferstival produk halal, serta pemanfaatan potensi perantau dan diaspora Minang yang tersebar di seluruh belahan dunia. (adv)

Editor: Mangindo Kayo

Bagikan: