Bukittinggi Bentuk Tim Rescue Sapi Kurban yang Lepas Jelang Disembelih, Gunakan Tulup untuk Menangkap

Selasa, 18 Juni 2024, 23:36 WIB | News | Kota Bukittinggi
Bukittinggi Bentuk Tim Rescue Sapi Kurban yang Lepas Jelang Disembelih, Gunakan Tulup...
Sapi kurban yang lepas ke pemukiman warga di Bukittinggi. (humas)

BUKITTINGGI (14/6/2024) - Pemerintah Kota Bukittinggi bentuk tim penyelamat untuk pengawasan dan antisipasi hewan kurban yang lepas saat penyembelihan.

"Khusus tahun ini, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) bentuk Tim Rescue yang bertugas dalam penangkapan dan penyelamatan terhadap sapi kurban yang lepas," ujar Kepala DPP Bukittinggi, Hendry, Jumat.

Hal itu dikatakannya, usai menggelar rapat koordinasi Tim Pengawasan dan Pemeriksaan hewan kurban.

Menurutnya, pada pelaksanaan kurban tahun-tahun sebelumnya, tidak sedikit sapi kurban yang lepas saat akan disembelih.

Baca juga: 7 Ekor Sapi Kurban Masjid Rahmatullah Kabur Saat Diturunkan dari Pickup, 5 Berhasil Ditemukan

"Berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, sesuai arahan Wali Kota kami siagakan Tim Rescue oncall bertugas dalam penangkapan sapi kurban yang lepas dengan memakai tulup," sebut Hendry.

Tulup merupakan salah satu senjata ringan berupa bambu kecil yang bisa ditembakkan dengan terlebih dulu diselipkan kayu atau batu pelumpuh.

DPP Bukittinggi ikut dibantu tambahan tenaga pemeriksa hewan kurban dari staf pengajar Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang.

Tim Pengawasan dan Pemeriksaan akan memastikan kesehatan hewan kurban pada pemeriksaan ante mortem saat akan disembelih dan pemeriksaan post mortem setelah penyembelihan di masjid, musala perkumpulan atau organisasi.

"Memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak mengidap penyakit hewan menular seperti: Anthrax, PMK, Ngorok (SE), LSD, PPP dan Jembrana," kata Hendry.

Kondisi kesehatan hewan ditandai dengan dikeluarkannya Surat Keterangan Kesehatan Hewan Kurban 1445 H yang berisikan keterangan tentang jenis ternak, kelamin, umur, warna tanda, pemeriksaan ante mortem (sehat/tidak sehat) serta pemasangan Kartu Tanda Periksa. (*)

IKLAN COKLIT DPT PILKADA SERENTAK 2024 SUMATERA BARAT

Penulis: Al Imran
Editor: Mangindo Kayo
Sumber:

Bagikan: